Ada

ada satu waktu aku pernah memujamu tanpa ragu. ada satu waktu aku mengamini semua perkataanmu. ada satu waktu aku menundukkan kepalaku rendah untukmu. ada satu waktu aku memohon curahan perhatianmu padaku. ada satu kala aku memaki itu semua. ada satu kala aku berharap kau tiada. ada satu kala aku ingin kau menderita. ada satu kala aku mencoba berputus asa. ada satu masa ketika aku ingin … Continue reading Ada

Lelah

aku ingin bersandar sebentar saja. napasku tersengal-sengal. kakiku mulai kepayahan. canduku habis, aku perlu amunisi tambahan. aku ingin bersembunyi sebentar saja. jauh dari bising ceracau mereka. telingaku pengang. otakku keruh. aku ingin meringkuk di sudut gelap kamar sendirian. jangan ganggu aku dulu. pintuku selalu terbuka, tapi kenapa kau selalu suka lewat jendela? dari siapa kau berlari? untuk siapa kau mengendap-endap? kau tahu untuk apa aku … Continue reading Lelah

Hanya Sebuah Catatan

tak usah kau tanya kabarku, aku baik-baik saja. aku hanya kelelahan. terlalu sibuk mengikuti langkahmu yang tak berirama. tak perlu kau tengok kamarku, tak ada yang berubah di sana. masih seperti kapal pecah kau bilang. sisa puntung rokok yang malas kubuang masih kujejalkan di balik pintu yang tak pernah kututup. dua lubang baru, entah dari mana datangnya. mungkin digerogoti rindu, atau mungkin tersayat cerita lama … Continue reading Hanya Sebuah Catatan

Masih Ada

​kadang berserah adalah langkah yang tepat untuk menyudahi sebuah perkara. kau tak perlu repot-repot mengurusi segala remeh yang kelak akan mengganggu fungsi hidupmu. semesta mungkin tak selamanya mendukungmu. bisa saja semesta memang sengaja menghancurkan semua mimpi-mimpimu dengan alasan yang sewajarnya. menyadarkanmu akan pahitnya kenyataan. tak ada yang lebih menyedihkan dari dipaksa menelan pil pahit tanpa diberi katalis untuk mencernanya terlebih dahulu. bagaikan menggali lubang kubur … Continue reading Masih Ada