Utuh

​tak akan pernah sama lagi rasanya. berada di dekatmu tak lagi membuat debar jantungku lebih kencang. adrenalin ini surut sudah. mereda seperti sisa hujan badai semalam. hanya meninggalkan genangan-genangan yang kuhindari saat melangkah. aku tidak tahu menguap ke mana perasaan itu. saat tidak ada lagi cerita yang kita bagi, ketika tegur sapa sudah kembali seperti sedia kala, perasaan ini justru semakin menjauh. aku seperti mulai … Continue reading Utuh

Males

​pernahkah kamu ngerasa ga mau ngapa-ngapain sampe akhirnya kamu perlu ngapa-ngapain tapi kamu males? pernahkah kamu ga mau tau apa-apaan sampe akhirnya semua orang ngasih tau apa-apaan trus jadinya kamu tau apa-apaan tapi kamu males? pernahkah kamu kepengen sesuatu tapi kamu ga mau usaha sampe akhirnya kamu ga kepengen lagi trus tiba-tiba ada yang ngasih tapi kamu males? pernahkah kamu lagi pengen males-malesan tapi kamu … Continue reading Males

Sungguh

​rinduku sungguh. kau boleh adu dengan yang lain. rinduku paling tangguh. rinduku sungguh. tanyakan pada bias fajar yang menyingsing. rinduku mencerahkan pagi. rinduku menghangatkan embun. rinduku sungguh. ini rindu yang paling liar. menggelegar dan bising. jangan heran kalau kamu sampai harus menutup kuping. rinduku sungguh. ditempa bara. dibentur gada. terbentuk sedemikian rupa. “rinduku ini resah yang paling rusuh, dan tempat singgah yang paling sungguh” – … Continue reading Sungguh

Hilang

​kehilangan. berapa banyak kamu pernah merasakan kehilangan? dari hal sepele seperti uang receh yang entah jatuh di mana, ponsel yang tertinggal karena kamu letakkan sembarangan, umur yang tiba-tiba saja berlalu, bahkan kesempatan yang meskipun kadang bisa datang berulang kali. tapi apakah kamu pernah berpikir, tidak ada yang benar-benar hilang karena sebenarnya tidak ada yang benar-benar kamu punya. sistem kepemilikan itu rancu, definisinya bergantung dari sudut … Continue reading Hilang