Sungguh

​rinduku sungguh.
kau boleh adu dengan yang lain. rinduku paling tangguh.

rinduku sungguh.
tanyakan pada bias fajar yang menyingsing. rinduku mencerahkan pagi. rinduku menghangatkan embun.

rinduku sungguh.
ini rindu yang paling liar. menggelegar dan bising. jangan heran kalau kamu sampai harus menutup kuping.

rinduku sungguh.
ditempa bara. dibentur gada. terbentuk sedemikian rupa.

“rinduku ini resah yang paling rusuh, dan tempat singgah yang paling sungguh” – anonymous. 

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s