Jumat Malam di Barito

memandangi riak danau buatan di tengah taman kota.

kerumunan orang yang terpencar.

berpasang-pasang.

saling tukar cerita.

menyenangkan.

aku sendiri, sengaja.

aku suka sendiri.

hening dalam raga.

tapi riuh dalam pikiran.

mengawang dalam duduk.

aku biarkan pena mengalir.

menuliskan apa saja.

apa saja yang dimau.

mungkin ia ingin bermain

dengan kata-kata.

dengan gerak jari

yang sunyi.

temaram malam

dan angin yang bertiup

malas-malasan.

aku ingin hari ini tidak berakhir.

namun siapa berani

mengatur waktu?

tidak aku. tidak kamu.

apalagi kita.

Comments

Leave a Reply

Discover more from (non)sense

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading