Tag: share

  • 34 Hal Yang Tidak Perlu Kamu Ketahui Tapi Tetap Aku Beri Tahu

    34 Hal Yang Tidak Perlu Kamu Ketahui Tapi Tetap Aku Beri Tahu

    1. sudah tiga tahun terakhir ini aku selalu memotong rambut per tiga bulan sekali

    2. tahun ini minus mataku bertambah

    3. silinder mataku pun bertambah

    4. aku ingin pergi ke islandia dan mengelilingi jalur melingkar mengitari gunung berapinya dan tempat lainnya di sana

    5. aku selalu menambahkan sedikit kuah di dalam indomie goreng buatanku

    6. aku mau punya garasi atau studio kecil tempatku berkarya membuat ini-itu yang aku suka

    7. aku sudah punya lima lukisan yang kulukis sendiri

    8. lukisannya kujual kalau ada yang mau membelinya

    9. aku sedang mengoleksi segala berhala musik

    10. aku ingin membeli bas elektrik

    11. aku ingin lebih banyak berpergian tahun ini

    12. aku senang membuat rencana

    13. aku sering membatalkan rencana

    14. aku punya lebih dari satu lusin topi

    15. aku mudah sekali terdistraksi

    16. aku bisa tidak beranjak dari kasurku selama dua hari berturut-turut (terima kasih libur akhir pekan tanpa acara)

    17. akhir-akhir ini aku baru bisa tidur selepas jam dua dini hari

    18. aku punya phobia terhadap laut. mungkin itu kenapa aku tidak bisa berenang sampai saat ini

    19. aku selalu mengenakan boxer sebagai pakaian dalam

    20. aku suka hal yang berulang

    21. aku benci crocs. aku sudah pernah mengatakannya dan aku tidak ragu untuk mengatakannya lagi

    22. sampai sekarang aku baru berpacaran dua kali

    23. aku belum berpacaran lagi setelah itu

    24. mungkin aku mau punya pacar

    25. tapi aku punya kesulitan dalam berkomitmen. aku tidak ada masalah dengan kompromi. tapi komitmen, itu lain soal

    26. aku masih punya keinginan untuk bangun tidur dan mendapati diriku kembali di umur lima belas tahun dengan ingatan yang sekarang. sepertinya seru

    27. aku suka makan pedas tapi aku tidak suka efeknya di perut

    28. aku tidak punya ambisi kata beberapa orang. sepertinya aku amini walau kadang aku ingin memperbaikinya

    29. tapi tidak sekarang karena aku seorang procrastinator yang advanced

    30. aku masih menyukai orang yang sama selama beberapa tahun belakangan

    31. aku ingin ia menyukaiku juga, tapi aku tidak berusaha sekeras itu untuk membuatnya menyukaiku

    32. sepertinya aku bodoh dalam percintaan

    33. aku ingin tahu apa reinkarnasiku di kehidupan sebelumnya

    34. kalian punya banyak hal yang bisa dilakukan selain menghabiskan tulisan ini

  • #02

    Pemecahan kepribadian atau sering juga disebut kepribadian ganda, atau juga lebih terkenal dengan nama alter ego. Merupakan suatu keadaan di mana kepribadian individu terpecah sehingga muncul kepribadian yang lain. Kepribadian itu biasanya merupakan ekspresi dari kepribadian utama yang muncul karena pribadi utama tidak dapat mewujudkan hal yang ingin dilakukannya. Dalam bahasa yang lebih sederhana dapat dikatakan bahwa ada satu orang yang memiliki pribadi lebih dari satu atau memiliki dua pribadi sekaligus. Kadang si penderita tidak tahu bahwa ia memiliki kepribadian ganda, dua pribadi yang ada dalam satu tubuh ini juga tidak saling mengenal dan lebih parah lagi kadang-kadang dua pribadi ini saling bertolak belakang sifatnya.

    (sumber: wikipedia)

    Gue ga pernah bahas ini terlalu dalam dan mencoba untuk konsultasi lebih lanjut dengan pakarnya. Karena gue pikir ini cuma sekadar fluktuasi emosi yang wajar.

    Tapi di satu sisi gue mulai merasa ini perlu diceritakan, supaya apa? ya supaya gue ada bahan buat ngisi blog ini.

    Disclaimer: tulisan ini adalah opini gue belaka, ini bukan kajian ilmiah, ini bukan jurnal kesehatan dan psikologi, ini murni penjabaran gue.

    Oke, mari kita mulai.

    Gue kurang tahu kapan tepatnya ini mulai berkembang dan gue mulai mengenali ini sebagai bagian dari diri gue yang secara sadar gue pelihara.

    Gue punya 2 alter ego. Ya. 2. Dua yang gue kenali, yang lain mungkin mereka tidak terlalu menonjol, tapi 2 ini yang paling sering mengambil alih pikiran gue.

    Kusmartono Aji adalah diri gue yang paling jujur, dia adalah yang bakal lo temui saat pertama kali lo kenal gue. Dia amat sangat tertutup, pemalu, tertib, sopan, bicara seperlunya, menjaga perasaan orang lain, dan merupakan implementasi pemuda baik-baik idaman orang tua. Lo sering ketemu dia, lo sering ngobrol sama dia, tapi lo ga bakal tahu terlalu dalam soal dia. Sampai lo ketemu sama gue yang satu lagi. Dia yang lebih sering ngambil alih fungsi pikiran gue.

    Ujoy namanya.

    Kadang sok-sokan nulis namanya jadi Joey, biar keren katanya. Lagipula nama Joey itu unisex, cewe-cowo bisa make. Dia adalah gue yang lebih cair, lebih terbuka, lebih menyenangkan, lebih mudah diajak bertukar pikiran, banyak bercanda, mengeluarkan lelucon-lelucon yang kadang cuma dia yang tahu maksudnya apa. Dia yang punya ide-ide gila, yang suka bertindak spontan, yang semangatnya meledak-ledak, amat sangat menyenangkan. Kalo lo lagi ngobrol sama gue dan lo merasa nyaman, sudah bisa dipastikan lo lagi ketemu sama Ujoy. Tapi kalo lo ngeliat gue dengan tatapan “anjing, ini siapa? serem amat”

    Lo sedang berhadapan dengan gue yang paling gue malesin, tapi gue masih perlu dia di kondisi-kondisi tertentu.

    Gue ga pernah tau siapa namanya, dan ga kepikiran buat ngasih dia nama juga, tiap nongol bikin orang jengah doang. Dia adalah gue yang sarkas, bandel, rebel, radikal, progresif, nyolot, emosian, galak, mukanya ga enak.

    Dia cuma keluar saat gue lagi sendirian atau dalam kondisi yang butuh pagar buat ngejauhin orang. Dia pintar mengambil jarak, jago menghindari kontak mata, karena gue pernah inget ada orang yang ketemu sama dia dan berkomentar “lo siapa? ujoy mana?” trus dia kabur. Lemah dia sama kontak mata. Balik lah ketemu sama gue yang menyenangkan.

    Gue ga suka kalo si kampret ini lagi muncul, mood swingnya parah, gue kadang susah ngontrolnya kalo dia lagi nongol. Yang gue inget, dia muncul kira-kira 4-5 tahun lalu deh.

    Jadi kesimpulannya adalah, kalo lo ketemu gue yang kalem, itu Aji. Kalo lo ketemu gue yang ngocol, itu Ujoy. Tapi kalo lo ketemu gue yang merengut mulu, itu sikampret tuh yang nongol.

    Believe it or not, mereka satu, mereka gue, mereka pernah muncul bareng terus ngobrol aja gitu di kepala gue. Makanya kalo gue ngapa-ngapain sendirian, ya ga usah heran, gue tetep ada temennya.

    Bye!!

  • #01

    Hey November.

    Sudah kurang lebih 27 kali kita bertemu, tapi nampaknya tidak banyak darimu yang berubah.

    Kau tetap seperti dulu, selalu setia menunggu aku datang, walaupun hanya untuk sekedar berkata “November, be nice” dan kemudian aku berlalu tanpa memperdulikan apa yang terjadi padamu.

    Sekarang anggap saja ini upayaku menebus 26 kali pertemuan kita yang lalu. Izinkan aku mengisi setiap harimu dengan torehan aksara yang bahkan mungkin aku tak tahu maknanya.

    Izinkan aku memulai ini dengan satu kalimat tanya;

    “November, apa kabar?”

  • let start

    let’s start from here.

    what are we doing here? what are we searching for?

    what’s the meaning of being alive?

    what about the death?

    what about life after death?

    what about life before life?

    how you celebrate your life?

    how you celebrate your death?

    i want to end this.

    with smile.

  • hello.

    hello, world..

    let’s share something..

    🙂

     

    cheers!