#24

​bagaimana kita bertemu? apakah di salah satu rak toko buku, mata kita saling tertuju di buku yang sama, lalu tak sengaja saling bersentuhan, canggung, lalu membahas buku yang sama sambil minum kopi di kafe seberang? apakah di salah satu pertunjukan musik, di mana kau sendirian demi menyaksikan band kesayangan karena teman-temanmu tak ada yang bisa diajak, lalu berbicara tentang kesukaan masing-masing. apakah di sebuah taman … Continue reading #24

#23

sebelum aku terlelap, sebelum aku menghilang, sebelum aku berkelana dalam ruang fana, sebelum aku melebur, ada satu hal yang harus aku katakan.  ternyata aku tak beranjak. ternyata aku tak sepintar yang aku kira. ternyata aku satu dari entah berapa banyak plankton yang terjaring oleh pukatmu, mencoba lepas, mencoba pergi.  aku berontak, tapi tak kuat. aku melawan, tapi tak menang. biarkan aku cerna ini semua.  sampai … Continue reading #23

#22 

pernah berpikir tentang kematian? sejauh mana kamu menyiapkan sebuah kepastian yang entah kapan akan kamu dapatkan? seperti menunggu pangeran berkuda putih hadir dalam hidupmu. tapi itu pun masih mungkin, belum pasti. yang sudah pasti akan datang ya sang kematian itu. aku sudah kehilangan dua orang terdekat dalam hidupku, mereka pergi tak kembali, pulang ke rumah yang semestinya, bertemu yang mencipta. kami tak bisa menolaknya, pahit … Continue reading #22 

#21

kopi susu untuk menemaniku menulis sudah kuseduh. kopi kong jie dari belitung kucampur dengan satu sachet susu bendera putih. asupan nikotinku masih tersisa setengah bungkus. hari ini aku tak banyak merokok.  bisa kumulai dari mana keluhku? ah, tak usahlah tulisan ini melulu tentangmu, nanti kau bosan membacanya, pun mungkin kau tak sesemangat itu lagi. lagipula kau sudah terlalu banyak mengambil tempat di kepalaku, jadi tolong … Continue reading #21

#20

untuk kamu banyak hal yang ingin kusampaikan padamu, tapi entah kata-kata itu menghilang berantakan saat aku berusaha untuk menuangkannya malam ini. aku cukup sadar tentang kedunguanku ini. tapi apa ada yang salah dengan menjadi dungu di hadapan orang yang aku cintai? kurasa tidak. kadang cinta memang membuat seseorang menjadi bodoh lebih sering dari biasanya.  mengenai perasaanku padamu, itu tulus. setidaknya aku merasa begitu, entah apa … Continue reading #20