Day 10: Item Squad

Perkenalkan, ini teman-teman saya sedari sekolah sampai hari ini. saya kenal angga dari sd. kenal gilang dari smp. kenal yoda dari sma. sampai sekarang kami masih nongkrong bareng walaupun komposisi paling sering adalah saya-angga-yoda. dikarenakan gilang sudah berkeluarga, jadi susah kalau mau ketemu. sama angga, ga banyak kejadian di sd yang saya ingat. paling cuma kenangan kalau angga sering ngeliat catatan papan tulis dari buku … Continue reading Day 10: Item Squad

Day 9: Sedang (Tidak) Bahagia

beberapa orang bilang saya adalah pribadi yang pesimistis. setuju sekali. karena memang semua hal pasti punya sisi negatif yang tidak orang lain lihat. atau kalaupun terlihat, mereka tidak menghiraukannya. Tema tulisan hari ini seharusnya tentang sebuah kebahagiaan, kegembiraan, kesenangan, yadda, yadda, yadda. tapi saya tidak akan menulis tentang itu kali ini. anggap saja ini adalah tulisan antitesis dari sebuah kebahagiaan itu sendiri. atau tidak? terserah … Continue reading Day 9: Sedang (Tidak) Bahagia

Day 8: Ode Notasi Nada

Saya cukup yakin bahwa apa yang kita dengar itu sebenarnya adalah isi hati kita yang berbisik diam-diam, yang menuntun otak meminta untuk diputarkan sebuah komposisi keindahan bernama musik. tidak ada satu hari pun dari seorang manusia normal pada umumnya yang luput dari paparan musik. sekalipun kamu tidak punya alat pemutar musik, otakmu sudah menyimpan puluhan, bahkan ratusan lagu yang siap kamu putar di kepala, meskipun … Continue reading Day 8: Ode Notasi Nada

Day 7: Nonton, yuk?

film kesukaan. apa ya kualifikasi film kesukaan buat saya? hmmm… film yang bagus? film yang ditonton lebih dari 10 kali? film yang saya hafal adegannya? kalau dialog tidak mungkin, karena saya pelupa anaknya. film yang bikin nangis? film yang memorable? apa ya? ya sudah, karena bingung, lebih baik saya pilihkan beberapa film yang sekiranya bisa menunjukkan selera saya saja lah ya. kalau sudah selera saya, … Continue reading Day 7: Nonton, yuk?

Day 6: Lajang? Bahagia?

menjadi lajang, status yang sudah saya sandang semenjak lebih dari 10 tahun lalu, sama sekali tidak membuat dunia saya berhenti berputar. bahkan rasanya menjadi seorang lajang lah yang membuat roda hidup saya bergulir terus. saya sampai lupa bagaimana rasanya menjalani hidup berpasangan. bagaimana bahagianya memiliki seseorang yang bisa diajak bicara hal-hal paling pribadi, melakukan hal-hal bodoh bersama, menyusuri jalan-jalan yang belum pernah dilewati. kegiatan-kegiatan seperti … Continue reading Day 6: Lajang? Bahagia?