24/365
aku di sini, terbaring di atas satu-satunya mimpi yang kupunya. mimpi untuk bisa kembali berjalan di antara harapan yang usang. harapan yang tertinggal jauh di belakang. aku di sini, mencoba membangun jembatan di antara dua sisi tebing yang curam dan terjal. mencoba mengukuhkan diri sebagai seorang yang mampu membawamu ke sana. dengan tenagaku yang entah seberapa kuat lagi bisa bertahan, semampuku menjalin sulur rambat yang … Continue reading 24/365
