Rekuiem
dan dari sajak-sajak berkalang kalam-kalam maut, aku senandungkan sepenggal gema yang mengkultuskan kidung dari sudut malam dengan mata yang enggan terpejam. dan kala senyap perlahan menyusup dari sulur belukar yang sempit, mengapit sepasang doa yang menanti diamini dan dosa yang menunggu diampuni. aku dendangkan ritus abadi tentang yang maha dan yang tunggal. dan ketika desis juru tafsir mulai mendesus bising hingga jejak-jejak bara … Continue reading Rekuiem
