Asap Putih Di Ujung Lorong
ujung lorong itu tidak berubah sejak sembilan tahun lalu kutinggal pergi. masih gelap dan lembab. aku tidak berniat mampir. kebetulan saja lewat dan teringat sesuatu. aku meraba tembok kusam penuh lumut dengan cat tembok yang mulai mengelupas dan coretan asal dari cat semprot murah berwarna hijau terang. badai sudah selesai dari satu jam lalu tapi rintik air masih intens turun dari langit. seperti air seni … Continue reading Asap Putih Di Ujung Lorong
