#14
aksara-aksara itu terus berputar di kepala, terngiang tak henti di telinga, menunggu untuk dituntaskan segera. aku tak selalu perduli dengan sajak, tak perlu lah aku beranjak, dengan kehadiranmu aku nyaman walau sejenak. waktu tak akan pernah berhenti berputar, ia hanya meninggalkanmu dalam gentar, terus berulang hingga kau tersadar. bukan aku tak mau mengalah, atau menurutmu aku terlalu pasrah, aku hanya tak ingin di matamu terlihat … Continue reading #14
