#22 

pernah berpikir tentang kematian? sejauh mana kamu menyiapkan sebuah kepastian yang entah kapan akan kamu dapatkan? seperti menunggu pangeran berkuda putih hadir dalam hidupmu. tapi itu pun masih mungkin, belum pasti. yang sudah pasti akan datang ya sang kematian itu. aku sudah kehilangan dua orang terdekat dalam hidupku, mereka pergi tak kembali, pulang ke rumah yang semestinya, bertemu yang mencipta. kami tak bisa menolaknya, pahit … Continue reading #22 

#21

kopi susu untuk menemaniku menulis sudah kuseduh. kopi kong jie dari belitung kucampur dengan satu sachet susu bendera putih. asupan nikotinku masih tersisa setengah bungkus. hari ini aku tak banyak merokok.  bisa kumulai dari mana keluhku? ah, tak usahlah tulisan ini melulu tentangmu, nanti kau bosan membacanya, pun mungkin kau tak sesemangat itu lagi. lagipula kau sudah terlalu banyak mengambil tempat di kepalaku, jadi tolong … Continue reading #21

#20

untuk kamu banyak hal yang ingin kusampaikan padamu, tapi entah kata-kata itu menghilang berantakan saat aku berusaha untuk menuangkannya malam ini. aku cukup sadar tentang kedunguanku ini. tapi apa ada yang salah dengan menjadi dungu di hadapan orang yang aku cintai? kurasa tidak. kadang cinta memang membuat seseorang menjadi bodoh lebih sering dari biasanya.  mengenai perasaanku padamu, itu tulus. setidaknya aku merasa begitu, entah apa … Continue reading #20

#19

*tok.. tok.. tok..* “assalamualaikum…” ketuk pintu itu terdengar halus sekali, kalau saja volume televisi yang kutonton terlalu besar, atau masih terpasang earphone di telingaku, pasti aku tidak akan sadar suaranya.  dengan lemas aku beranjak dari kamar menuju pintu untuk melihat siapa yang bertamu di hari sabtu. akhir pekan, saatnya bermalas-malasan. aku tak seproduktif yang kau pikir. aku ini pemalas sejati. dengan muka kucel kubuka pintu … Continue reading #19

#18

aku punya masalah dalam mengingat sesuatu, banyak momen yang hilang dalam pikiranku. aku tak ingat waktu kecil pergi tamasya ke dufan kalau saja tak ada foto-foto yang menjadi bukti. aku tak ingat perpisahan sekolah kalau saja tak ada rekaman video yang bisa aku putar untuk mengingatnya.  aku tak ingat kapan pertama kali aku mengenalmu, aku tak ingat kapan hatiku terjatuh saat melihatmu, aku tak ingat … Continue reading #18