Katamu Sunyi
katamu di sini sunyi, tapi aku mendengar banyak bunyi. dari gesekan ranting dan daun di ujung pohon pinus yang tinggi, dahan kering yang terinjak tapak kaki, sampai tetes embun yang terlambat datang di pagi hari. katamu di sini sunyi, tapi aku merasa lebih riuh dari pasar malam di kampung tetangga yang baru saja kita lewati. katamu di sini sunyi, tapi kenapa debar jantungku gaduh sekali. … Continue reading Katamu Sunyi
