Terserah Kamu

bersenang-senanglah, karena hidupmu adalah milikmu sendiri. pedulikan siapapun yang kamu pikir perlu. gunakan akhir pekanmu senyaman mungkin. lakukan kegiatan yang kamu anggap menggembirakan.

kamu tidak perlu repot-repot mengurusi siapapun yang tidak membuatmu bahagia. egois? mungkin iya, tapi ini perkara hati dan pikiranmu. siapa berhak mengintervensi? siapa boleh merepresi?

kadang soal siapa yang membuatmu tersenyum hanyalah milik siapa yang kamu bolehkan hadir dan kamu izinkan mampir. kalau tidak, senyummu hanyalah basa-basi belaka, seperti senyuman tetangga jauh yang tak sengaja lewat depan rumahmu.

dan lagi soal siapa yang berhak menggenggam tanganmu, atau merangkul pinggangmu, atau lebih jauh lagi merengkuh tubuhmu. itu terserah kamu.

aku hanya sempat mengetuk pintu.

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s