Undangan Menanti Pagi
kuparkir motor di tempat biasa, tak jauh dari kamarmu. kulihat sudah jam 3 pagi, dia pasti sudah pulang. kau bilang tidak akan lebih dari jam 2. kubakar sebatang rokok sambil kubaca kembali pesan darimu. “tak lebih dari jam 2, kau datanglah setelah itu. pintu tak kukunci.”, pesan singkat yang kuterima dari jam 10 di hari sebelumnya. aku masih sibuk bekerja, tak sempat kubalas walupun hanya … Continue reading Undangan Menanti Pagi
