Cukup
sudah cukup. aku tidak mau menyia-nyiakan energi ini untuk membenci. lebih baik kita saling bertukar doa, berharap semua akan jadi lebih baik, sesegera mungkin saling menggapai bahagia. remah yang kau kumpulkan boleh kau buang, karena itu tak akan membuatmu kenyang. nanti biar kusiapkan setangkup cerita, untuk kau cerna sambil menikmati secangkir kopi panas menjelang senja. tak perlu ada yang dijelaskan. lebih baik tidak ada yang … Continue reading Cukup
