Masih Mungkin

membenturkan alam nyata dengan remah-remah bayangan tidak pernah berjalan mulus. beberapa akan pecah berantakan, sisanya tergores, lecet, dan tidak kembali utuh seperti semula.

tapi hal terbaik yang kau dapat dari pergi ke tempat lain adalah sebuah pelajaran. pelajaran yang tidak kau terima dari pengalaman hidup. seolah memproyeksikan hal-hal yang belum terjadi, yang akan terjadi, dan yang mungkin terjadi.

karena bagaimanapun, kemungkinan terbesar sekarang adalah memperbesar kemungkinan pada ruang ketidak-mungkinan sehingga setiap orang yang kami temui tak menemukan lagi satu pun sudut kemungkinan untuk berkata “tidak mungkin”. (Homicide-Barisan Nisan)

dan aku yakin, kita masih mungkin bersama.

(251/365)

 

 

 

 

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s