Kamu Terus Saja Berlari
kita bertemu di persimpangan. kamu yang terlihat lelah dengan napasmu yang tak beraturan, dan aku yang sedang berjalan perlahan. “aku lelah berlari”, katamu. “istirahatlah sebentar”, aku menjawab dengan tenang. “tapi aku harus terus berlari”, jawabmu. “silakan kalau begitu”, aku kembali menimpali. “kamu tak ingin lari bersamaku?”, kamu tiba-tiba bertanya. “lari dari apa? atau lari ke arah mana?”, aku menjawab dengan pertanyaan. sungguh, aku tak pernah … Continue reading Kamu Terus Saja Berlari
