Day 22: Lelah

hari ini seperti hari kemarin, rasanya lelah sekali. sepertinya tubuh, kepala, dan seluruh organ tubuh dipaksa bekerja lebih keras dari biasanya. padahal tidak juga. saya hanya duduk saja seharian dari kemarin sampai sekarang. mungkin karena hal itu sering sekali saya lakukan ya, saya akhir-akhir ini jadi lebih cepat lelah. dan apakah ini hanya saya saja, atau kalian juga merasa kalau dunia ini lama-lama bikin lelah … Continue reading Day 22: Lelah

Day 21: Tentang Cinta

cinta adalah semangkuk mie rebus dengan irisan cabai rawit dan telur setengah matang, teh lemon hangat, beranda rumah, sehabis hujan, dan obrolan ringan soal rekan kerja yang menyebalkan. cinta adalah celana pendek, kaus kutung, selimut yang mengurung tubuh, pelukan dan riuh napas di belakang tengkuk dan pembicaraan esok hari. cinta adalah buku, kopi, musik, dan hening yang ada di antaranya. cinta juga tatapan mata yang … Continue reading Day 21: Tentang Cinta

Day 20: Siapa Lagi Kalau Bukan Dia

siapa pun kamu yang sudah cukup lama mengenal saya, pasti tahu kalau saya punya obsesi berlebih pada seorang public figure ini. dia yang mukanya selalu saya edit setiap lebaran (cek saja instagram saya kalau perlu validasi), dia yang beberapa kali saya minta untuk dimasukkan ke undangan pernikahan teman sebagai partner saya. obsesi ini buta dan tuli sebetulnya, karena saya tidak bisa menemukan celah dari dirinya. … Continue reading Day 20: Siapa Lagi Kalau Bukan Dia

Day 19: K, yang Pertama

cinta pertama ya. sebelum membahas soal cinta pertama dan saya salah mengartikannya, mari kita cerna dulu menurut kamus besar bahasa indonesia rujukan saya, cinta adalah: cinta/cin·ta/a 1 suka sekali; sayang benar; 2 kasih sekali; terpikat (antara laki-laki dan perempuan); 3 ingin sekali; berharap sekali; rindu; 4 kl susah hati (khawatir); risau. jadi kalau saya bisa simpulkan dengan seenak hati, cinta pertama adalah kondisi di mana seseorang merasakan suka, sayang, … Continue reading Day 19: K, yang Pertama