Hanya Sebuah Catatan

tak usah kau tanya kabarku, aku baik-baik saja. aku hanya kelelahan. terlalu sibuk mengikuti langkahmu yang tak berirama. tak perlu kau tengok kamarku, tak ada yang berubah di sana. masih seperti kapal pecah kau bilang. sisa puntung rokok yang malas kubuang masih kujejalkan di balik pintu yang tak pernah kututup. dua lubang baru, entah dari mana datangnya. mungkin digerogoti rindu, atau mungkin tersayat cerita lama … Continue reading Hanya Sebuah Catatan

Masih Ada

​kadang berserah adalah langkah yang tepat untuk menyudahi sebuah perkara. kau tak perlu repot-repot mengurusi segala remeh yang kelak akan mengganggu fungsi hidupmu. semesta mungkin tak selamanya mendukungmu. bisa saja semesta memang sengaja menghancurkan semua mimpi-mimpimu dengan alasan yang sewajarnya. menyadarkanmu akan pahitnya kenyataan. tak ada yang lebih menyedihkan dari dipaksa menelan pil pahit tanpa diberi katalis untuk mencernanya terlebih dahulu. bagaikan menggali lubang kubur … Continue reading Masih Ada

Utuh

​tak akan pernah sama lagi rasanya. berada di dekatmu tak lagi membuat debar jantungku lebih kencang. adrenalin ini surut sudah. mereda seperti sisa hujan badai semalam. hanya meninggalkan genangan-genangan yang kuhindari saat melangkah. aku tidak tahu menguap ke mana perasaan itu. saat tidak ada lagi cerita yang kita bagi, ketika tegur sapa sudah kembali seperti sedia kala, perasaan ini justru semakin menjauh. aku seperti mulai … Continue reading Utuh