Aku Iri

aku iri pada bibir mug yang selalu kau kecup setiap pagi, padahal bibirku lebih getir dibanding kopi hitam yang biasa kau minum. aku iri pada layar ponsel yang setiap saat kau pandangi, padahal mataku lebih teduh dibanding kutipan-kutipan yang biasa kau baca. aku iri pada trackpad laptop yang selalu kau usap setiap hari, padahal jemariku selalu tersedia 24 jam kalau kau mau. aku iri pada … Continue reading Aku Iri

Bodoh

hal bodoh terjadi. pada siapa saja. kapan saja. di mana saja. tidak pandang bulu. hal bodoh seperti menekan tombol air dingin di dispenser padahal kau ingin menyeduh kopi. lupa memindahkan sendok dari gelas sehingga mencolok mata sendiri saat meminumnya. memakai sandal yang bukan pasangannya saat pergi ke warung. lupa menekan saklar memasak di mesin penanak nasi otomatis sehingga setelah menunggu selama 2 jam yang didapat … Continue reading Bodoh

Jemari

jemari ini sudah tak lagi lincah menari di antara papan kunci yang berserakan aksara. kadang tersendat di tengah klausa, kadang bingung kapan harus meletakkan koma, kadang tak bisa menentukan di mana titik mesti disematkan. jemari ini tak lagi lincah mencari apa. tak lagi luwes menjawab kenapa. tak lagi lancar membayangkan bagaimana. jemari ini yang dulu pernah senang sekali berlama-lama mendeskripsikan rasa. jemari ini yang dulu … Continue reading Jemari

Kaki Meja

apa kamu ingat kaki meja yang tak sengaja terantuk kakimu? yang dengan histerisnya kemudian kamu berteriak-teriak seolah dalam tiga puluh detik ke depan nyawamu dicabut padahal malaikat izrail sedang duduk bersandar di bawah pohon tua yang dahannya sudah tidak sanggup lagi dijadikan pegangan oleh daun-daun yang sudah sangat ingin melepaskan diri namun entah kenapa tenaga mereka nampak hilang ditelan kemalasan. biarlah jatuh saat memang nanti … Continue reading Kaki Meja