Hari Yang Biasa Saja

aku menulis semata untuk meluapkan penat yang menumpuk seharian. sempat pula hanya untuk sekadar membuang sisa kata yang tidak terucapkan. atau kadang untuk bercermin dalam sisa malam. seperti hari ini, mungkin salah satu dari sekian hari yang tidak bersemangat untukku. kamu pasti pernah mengalami ada satu hari di mana keinginan untuk tidak mengerjakan apa-apa itu sangat kuat. lebih kuat dari persasaan ingin buang air di … Continue reading Hari Yang Biasa Saja

30/365

pernah terbayang kalau ini adalah satu dari sekian puluh momen yang berulang dalam hidupmu? tertarik, jatuh cinta, lalu kecewa. terus dan terus, lagi dan lagi. entah bagaimana denganmu, tapi sepertinya cupid tidak begitu akrab denganku. ia lebih sering memainkan anak panahnya dan melepaskannya ke sembarang tempat. ini yang sering terjadi: aku bertemu seseorang, berusaha untuk dekat dengannya, membuka diri sepenuhnya, lalu entah karena alasan apa … Continue reading 30/365

#SeninMenulisKebaikan : Rumah

#SeninMenulisKebaikan @perempuansore @wesllyjohannes ada bapak di rumah. bapak yang tidak pernah marah. bapak yang selalu ramah. bapak yang tidak banyak bicara, meskipun anak-anaknya terkadang susah diatur, berlaku seenaknya saja. tapi bapak tidak pernah protes. justru itu yang membuat anak-anaknya merasa tidak enak sendiri. bapak yang kondisinya tidak seprima dulu tidak pernah alpa mengerjakan perkerjaan domestik semenjak ibu tidak ada. bapak sering mencuci pakaian anak-anaknya, dengan … Continue reading #SeninMenulisKebaikan : Rumah

28/365

segelas hujan di penghujung hari. kita duduk berdua saja di temaram beranda sore yang sendu. kamu baru saja meletakkan buku dan kaca matamu. kopi panas yang baru saja kuseduh masih mengepulkan asapnya. kamu selalu serius dengan bukumu, dan aku selalu serius menatap wajahmu. kita duduk berdua saja. hujan baru saja reda, tidak berisik, hanya rintik sedari tadi. dan hening dengan tenangnya berbisik menemani pertemuan kita. … Continue reading 28/365