Hari Yang Biasa Saja

aku menulis semata untuk meluapkan penat yang menumpuk seharian. sempat pula hanya untuk sekadar membuang sisa kata yang tidak terucapkan. atau kadang untuk bercermin dalam sisa malam.

seperti hari ini, mungkin salah satu dari sekian hari yang tidak bersemangat untukku. kamu pasti pernah mengalami ada satu hari di mana keinginan untuk tidak mengerjakan apa-apa itu sangat kuat. lebih kuat dari persasaan ingin buang air di udara yang dingin.

hari ini sepertinya tidak ada yang istimewa, semua berlalu begitu saja. ada pekerjaan yang harus diselesaikan, ada masalah yang harus dipecahkan, dan ada rasa yang mau tidak mau terus dipelihara.

bahkan matahari terkadang terlambat datang karena awan dan hujan terlalu sibuk bercengkerama di pagi hari. membuat siang hari jadi terlalu terik karena matahari jadi terlalu bersemangat memancarkan cahayanya.

aku sadar hari ini hanyalah akan menjadi remah-remah dari sebongkah ingatan yang mungkin saja terlewat atau bahkan tersisa dan tidak pernah hilang. tapi hari ini juga bukan hari yang semudah itu dilalui.

dan harimu? bagaimana? semoga kamu bahagia.

(32/365)

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s