Tadinya

tadinya aku ingin menuliskan soal penat, sunyi, pilu, dan segala kesedihan lainnya. tapi aku tahu hidup tak hanya disempatkan untuk meratap. masih banyak hal yang bisa dipikirkan. seperti kamu, dan hal-hal menyenangkan lainnya.   tadinya aku ingin menuliskan beberapa pesan singkat untukmu. tapi kuurungkan, dan aku hanya mulai membaca deretan obrolan kita yang lalu. sambil membayangkan tawa dan deretan gigimu yang tidak sempurna itu.   … Continue reading Tadinya

Bangkok: Day 4

Tulisan ini dibuat di bangku kamar kosan sambil bertelanjang dada, celana kolor, ditemani sebungkus Dji Sam Soe kretek, susu putih, dan ciki rasa gurita. Cukup menggambarkan kesendirian saya bukan?   Tentu saja tulisan ini dibuat untuk mengisi kekosongan waktu. Meskipun sesungguhnya waktu luang tersebut seharusnya bisa saya isi dengan hal-hal yang lebih bermanfaat seperti tidak melakukan apa-apa. Tapi, saya harus konsisten mengisi blog ini setiap … Continue reading Bangkok: Day 4

#HariPuisiSedunia

hari penuh kata-kata, hari bertabur majas, hari berhias metafora.   mari merangkai aksara dengan frasa-frasa berurai makna. hingga kamu bisa merasakan pedih, luka, duka, bahagia, gembira, pilu, dan segala sudut indera yang kamu rasakan.   sudah, jangan hiraukan mereka yang menghiraukanmu. mereka sudah cukup senang tanpa keberadaanmu. bersenang-senanglah sampai lelah. sampai kakimu lemas berjalan keliling kota. menyaksikan puluhan lampu jalan makin terang. ditemani raut bulan … Continue reading #HariPuisiSedunia