Kapan-kapan Kita Bicara

kamu ingat obrolan panjang kita malam itu? sedari pulang kerja, ponselku tak henti membunyikan nada notifikasi. kita berbincang banyak hal, mulai dari yang remeh, hingga hal yang seharusnya dibicarakan saat mabuk saja. kita masih terlalu sadar untuk persoalan itu.   tempo hari aku berniat untuk menghubungimu. lagi. cukup lama kita tidak berbicara panjang lebar. tapi kamu tahu sendiri aku agak kurang berbakat dalam berbicara. kadang … Continue reading Kapan-kapan Kita Bicara

Repetisi

yang bermula dari sebuah babak tak pernah datang tiba-tiba. hampir sekian banyak cerita yang terjadi adalah hasil dari sebuah peristiwa yang berkaitan satu sama lain. sekecil apapun itu. kita hanya perlu membaca ulang bait demi bait prosa yang tak pernah selalu berima.   alih-alih membaca ulang naskah, apa yang terjadi kemudian adalah berburuk sangka terhadap penulis skenario. mengapa begini? mengapa begitu? mengapa hal-hal buruk selalu … Continue reading Repetisi

Dum Spiro, Spero

dia yang perlahan merasuk masuk dalam palung paling ujung dari lorong kosong yang sepi tak bertepi. dia yang dengan seenaknya datang tanpa dentang pemberitahuan yang lantang. Seolah tanpa lelah terus menyelinap ke celah-celah bilah hati yang mudah kalah.   aku yang berusaha tetap tegak selayaknya tonggak yang keras tertancap. aku yang sekuat mungkin lama berdiri dengan sayap koyak yang tak bisa lagi kupaksa mengepak.   … Continue reading Dum Spiro, Spero