Hari Raya

ah, hari raya. hari di mana semua berkumpul bersama keluarganya. hari perayaan kemenangan. hari istimewa. hari penting. katanya.

aku sendiri tidak pernah punya romantisasi apapun terhadap sebuah perayaan. apapun itu. aku selalu merasa sebuah hari harus dihadapi selayaknya hari biasa saja. karena akan selalu ada kejadian di dalam hari tersebut. yang membuatnya menjadi istimewa adalah setelah hari itu dilalui. sebelumnya, tidak ada yang perlu dirayakan.

ini lebaran pertama yang aku lalui tanpa kehadiran orangtua. bagaimana rasanya? sepi. tapi sebelum-sebelumnya juga tidak pernah ramai. jadi aku tidak merasa ada yang berbeda.

tapi sedih. tentu saja.

tidak apa-apa.

#30haribercerita #12

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s