Bangku Kosong

bangku kosong itu tidak pernah ada yang menduduki. sekian semester sudah lalu, tapi tetap saja tidak pernah ada bokong yang berniat singgah di sana. entah karena bangku itu terlalu lusuh, kusam, atau karena semua enggan berada di sana.

 

padahal bangku itu selalu dikelilingi oleh meja-meja apik, lukisan menarik, dan cerita-cerita menyenangkan.

 

bangku-bangku lain sudah silih berganti, ditukar dengan bangku yang lebih nyaman, lebih kokoh, lebih menarik, dan hiasan lain yang saling mengisi. tapi bangku kosong itu tetap di sana. tetap ada di posisinya semula, tak tergantikan.

 

bangku kosong itu masih menunggu ada yang rela duduk, berdiam berlama-lama di sana, dan mendengarkan cerita siapa saja yang hendak mengutarakan isi hatinya.

 

sampai saatnya tiba, sampai nanti bangku kosong itu mulai lelah dan hancur dengan sendirinya.

 

(128/365)

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s