Banyak Aturan

tutup pintu pelan-pelan. jangan sampai berderit dan membangunkan tetangga sebelah. engselnya sudah cukup tua, kadang tidak mau menutup sempurna. kamu boleh ganjal dengan sepatumu.

jaketmu letakkan saja sembarang. maaf tidak ada gantungan. aku hanya butuh kepastian. yang menggantung selalu membuat tak tentu arah. ke sana salah, ke sini salah.

jangan merokok di dalam. kalau kamu mau, silakan ke luar. kita sudah bicarakan hal ini. tolong kamu hargai aturanku.

aku tidak punya air panas, jadi kamu tidak akan dapat kopi hitam malam ini. aku hanya punya air dingin di kulkas. tidak sedingin hatiku. buktinya aku masih mempersilakan kamu untuk mampir ke sini. aku tidak sekeji itu.

ingat, kamu hanya aku perkenankan untuk bertandang karena di luar kebetulan hujan deras dan rumahmu jauh sekali. jangan berpikir untuk menciptakan agenda lebih dari itu.

kalau kamu tidak keberatan dengan semua yang sudah aku utarakan, silakan singgah. kalau kamu pikir permintaanku terlalu rumit dan kamu tidak setuju, silakan bergegas pulang.

terima kasih sudah mengantarku pulang.

hati-hati di jalan.

(109/365)

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s