Kau Boleh Mengamini

​untuk kata rindu yang tak sempat bertemu.

untuk harapan yang tak sempat terkabulkan. 

untuk kalimat cinta yang tak sempat dibaca. 

kulihat daun-daunmu mulai tertiup angin kencang. dahan-dahan tinggi itu mulai goyah. bertahanlah.

aku ingin berdoa untukmu. untuk segala keputusanmu yang lalu. untuk semua khilaf yang pernah singgah.

mudah-mudahan yang kuasa mau menerima doa seorang pendosa. doa penikmat sesat. doa berandal tanpa aturan. doa makmum terlambat di shaf paling belakang dengan bacaan ayat yang terbata-bata.

semoga doa baik akan berakhir baik. 

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s