Tulisan

(non)sense

Prosa, puisi, dan catatan personal. Unidentified written object.

Seri: #30HariMenulis · #DiHariKamis · Writober · 30HariBercerita

  • untitled

    ​apa yang kamu cari dari apa yang tidak bisa kamu miliki? coba ceritakan padaku apa yang mengganggu pikiranmu. jangan kamu pikir rahasiamu bisa kamu pendam lalu menghilang. ia hanya menunggu…

  • Lingga dan Yoni

    hey,  kau sebut apa kunci yang bisa membuka semua gembok? kunci ajaib? kunci serbaguna? ataukah kunci rusak? kau sebut apa gembok yang bisa dibuka semua kunci? gembok ajaib? gembok serbaguna?…

  • +1

    Sebuah Epilog.  “Aku merasa caramu melihatku mulai berbeda. Entah apa, hanya kamu yang tahu. Aku merasa, kamu menyembunyikan sesuatu, Menilaiku atau apapun itu.” “Aku merasa caramu menghadapiku berubah, entah lelah…

  • #30

    tulisan ini akan mengakhiri proyek 30 hari menulisku. setelah kubaca ulang, sebagian besar isinya tentangmu. bagaimana? kau senang? tak perlu kau jawab.  proyek ini sebetulnya merupakan sarana untukku mengolah aksara,…

  • #29

    ​tulisan ke dua puluh sembilan dari target tiga puluh tulisan di bulan ini. hampir selesai. hampir.  akrab dengan kata hampir? menurut kamus besar bahasa indonesia di aplikasi yang sudah saya…

  • #28

    “takut adalah naluri, adalah rasa, adalah seni…” (koil – rasa takut adalah seni)  setiap orang punya ketakutannya sendiri, entah apa sebabnya hanya diri sendiri yang tahu. apakah itu buatan khayalan,…

  • #27

    tadi siang ada cuitan di twitter yang membuatku kembali menata ulang tujuanku. cuitan dari arman dhani: “kadang saat kamu pikir kamu sudah ketemu orang yang bisa bikin kamu bahagia. tuhan…

  • #26

    sabtu malam ini tidak jauh berbeda dengan sabtu malam lainnya. hanya ada aku, kafein, nikotin, dan asupan kuota internet yang menemaniku menghabiskan sisa baterai di ponsel. aku bangun terlalu siang…

  • #25

    senaaang.. akhirnya aku tahu harus apa. akhirnya aku tahu harus ke mana. akhirnya aku tahu harus bersikap bagaimana. akhirnya aku bisa lebih lega. tidak perlu gusar kehilangan, tidak perlalu menyesal…

  • #24

    ​bagaimana kita bertemu? apakah di salah satu rak toko buku, mata kita saling tertuju di buku yang sama, lalu tak sengaja saling bersentuhan, canggung, lalu membahas buku yang sama sambil…