Monolog
“alkohol lagi?” “kenapa?” “memang kau perlu mabuk?” “aku mengonsumsi alkohol bukan untuk mabuk.” “lalu?” “sekadar penghilang penat saja.” “tidak ada cara lain?” “ada.” “apa?” “bercinta.” “sulit.” “maka dari itu.” “carilah penghilang penat lain.” “ini sudah yang paling mudah. tolong jangan kau persulit.” “sebulan saja, kan?” “iya, sebulan ini saja. setelah itu aku coba cari cara lain.” “terserah kau saja. aku hanya mengingatkan.” “terima kasih perhatianmu.” … Continue reading Monolog
