Belajar
aku belajar berjalan setelah aku lincah berlari dan belajar berbisik setelah aku lantang berteriak. aku sempat bercerita tentang pagi setelah malam badai sebelumnya. tentang debur ombak yang bergulung di telinga dan gemuruh petir yang menggelegar di kepala. tentang bagaimana sang menjangan enggan masuk ke hutan dan memilih untuk menunggu pakan datang di pinggir trotoar dengan potongan kardus sebagai alas duduknya. aku pernah bercerita tentang senja … Continue reading Belajar
