28/365
segelas hujan di penghujung hari. kita duduk berdua saja di temaram beranda sore yang sendu. kamu baru saja meletakkan buku dan kaca matamu. kopi panas yang baru saja kuseduh masih mengepulkan asapnya. kamu selalu serius dengan bukumu, dan aku selalu serius menatap wajahmu. kita duduk berdua saja. hujan baru saja reda, tidak berisik, hanya rintik sedari tadi. dan hening dengan tenangnya berbisik menemani pertemuan kita. … Continue reading 28/365
