Kertas Putih Berjudul Kamu
aku menolak untuk mengabaikan bahwa kamu adalah baris frasa yang berulang dalam paragraf ini meskipun semuanya tertulis dengan acak. mulai membingungkan ketika tanpa sadar aku kembali membacakan larik-larik puisi yang kamu sempat tuliskan untukku. membuatku bertanya lagi tentang apa yang boleh dan apa yang seharusnya tidak aku lakukan. semua tersimpan di secarik ingatan yang kamu kembalikan. di tengah balai pustaka angan, kamu … Continue reading Kertas Putih Berjudul Kamu
