Untuk Apa?
untuk segelas bir dan dua batang kretek, racun duniawi yang menemani sepertiga malam menuju terbitnya matahari. untuk ayunan jari-jari di atas tuts komputer jinjing yang dipangku janji dan rindu yang bersemayam seharian. untuk ide-ide yang menyelinap di antara sela-sela isi otak, menyesak ingatan tentang perjalanan seminggu ke belakang. untuk ingar-bingar nostalgia yang menyeruak tanpa peringatan dan melantak tanpa jeda. untuk kamu … Continue reading Untuk Apa?
