Karenamu
Kuberi tahu sesuatu. Beberapa tulisanku. Bukan untukmu. Tapi karenamu. Ada kata-kata yang kupahat di satu batu besar yang dingin dan abu-abu. Yang kering karena kemarau terlalu bersemangat mengajak matahari bermain-main. Ada beberapa lamunan yang terlintas beberapa waktu. Hanya karena aku memikirkanmu. Ada memar-memar kecil di sudut hatiku. Semua karenamu. (49/365) Continue reading Karenamu
