Bisa diulang?
“kamu belum kenal diriku.” ya, itu satu kesalahanku. terlalu bersemangat memunguti remah-remah tanpa mencari di mana bongkahan itu utuh tersimpan. satu dari sekian banyak kelemahanku. merasa paling tahu. aku sempat meminta maaf. lalu kemudian aku berpikir, untuk apa? untuk kesalahan yang mana maaf itu kuminta? tapi sudahlah, tidak ada salahnya. sekarang yang paling penting adalah bagaimana membuat ini semua seperti sedia kala. atau bahkan jika … Continue reading Bisa diulang?
