Sisa
sekarang, yang tersisa di antara kita hanyalah sekumpulan swafoto, pesan-pesan yang tak terhapus, lembar tiket teater, dan wangimu yang menempel di kantung jaketku. (164/365) Continue reading Sisa
sekarang, yang tersisa di antara kita hanyalah sekumpulan swafoto, pesan-pesan yang tak terhapus, lembar tiket teater, dan wangimu yang menempel di kantung jaketku. (164/365) Continue reading Sisa
aku menolak untuk mengabaikan bahwa kamu adalah baris frasa yang berulang dalam paragraf ini meskipun semuanya tertulis dengan acak. mulai membingungkan ketika tanpa sadar aku kembali membacakan larik-larik puisi yang kamu sempat tuliskan untukku. membuatku bertanya lagi tentang apa yang boleh dan apa yang seharusnya tidak aku lakukan. semua tersimpan di secarik ingatan yang kamu kembalikan. di tengah balai pustaka angan, kamu … Continue reading Kertas Putih Berjudul Kamu
ada pintu yang harus kau ketuk. ada pintu yang perlu sedikit kau dorong. ada pintu yang berderit. ada pintu yang harus kau tarik. pintu manapun itu, pastikan ada yang mengundangmu masuk. (162/365) Continue reading Pintu
hey, apa kabar? saya lagi ga ada bahan nulis nih hari ini. jadi mau ngobrol aja kali ya? eh, ngomong sendiri sih lebih tepatnya. ini kan media satu arah saya buat ngeluarin sedikit banyak hal-hal yang kepikiran di dalam kepala. jadi saya sebetulnya ga butuh komentar kalian. kalaupun kalian mau komentar ya silakan aja sih, ga bakal saya dengerin juga paling. oiya, beberapa … Continue reading Mengisi Kekosongan
jatuh hati tidak butuh alasan. tidak perlu pertimbangan spesifik atau mengada-ada untuk jatuh hati pada seseorang. “i love her because of the way she treats me” what happens if she stops treating you the way you love? you dump her? “i love him because of the way he makes me feel” then what happens if he stops making you feel that way? you … Continue reading Alasan Jatuh Hati