Last Meeting
thanks to tiny moving parts for letting us meet in such a weird way. see you when I see you! (273/365) Continue reading Last Meeting
thanks to tiny moving parts for letting us meet in such a weird way. see you when I see you! (273/365) Continue reading Last Meeting
sedang rindu ibu. rindu masakan sederhananya. rindu tingkah anehnya. rindu celotehannya. rindu omelannya. rindu bau kecut tubuhnya. rindu kerut di tangannya. rindu kelakarnya. rindu semuanya. Ibu, aku kirim doa lagi, mudah-mudahan perangkonya cukup, jadi ibu bisa terima doanya. (272/365) Continue reading Aku Sedang Rindu
aku tidak lagi mempertanyakan kenapa kamu menjauh. aku tidak lagi mempertanyakan kenapa kamu tak merespon pesanku. aku tidak lagi mempertanyakan bagaimana perasaanmu kepadaku. aku tidak lagi mempertanyakan bagaimana perasaanku kepadamu. aku ingin semua berjalan tanpa pertanyaan. biar saja semua jawaban muncul dengan sendirinya. (271/365) Continue reading Tidak Ada Pertanyaan
“tuhan…” “apa?” “aku mau cerita.” “aku sudah tahu semuanya. kenapa? kamu sudah tidak sanggup? mau pulang?” “nanti dulu, aku masih kuat.” “ya sudah, yang tenang.” (270/365) Continue reading Sedikit Percakapan
pernah suatu hari bertemu kawan lama di sebuah warung kopi, aku sedang beristirahat di perjalanan menuju pulang. sudah bertahun-tahun kami memang tidak bertemu, mungkin selepas kuliah, atau saat sedang sibuk-sibuknya dengan pekerjaan pertama. kawanku ini bukan seorang yang menyenangkan. aku sendiri juga bukan orang yang menyenangkan, jadi sah-sah saja aku menyebutnya tidak menyenangkan, toh aku pun tidak menyenangkan. dengan gelas kopi masing-masing, kami berbincang kecil. … Continue reading Membandingkan Hidup