Pelan
mari bercumbu,dengan rayu,syahdu.sampai matahari,mengetuk pagi,lagi.sisakan kenangan,jangan habiskan,pelan. (338/365) Continue reading Pelan
mari bercumbu,dengan rayu,syahdu.sampai matahari,mengetuk pagi,lagi.sisakan kenangan,jangan habiskan,pelan. (338/365) Continue reading Pelan
dan demi ritus doa yang terlantar tanpa altar, dan kalam yang terlanjur gencar disebar, izinkan aku menghunuskan ayat rindu di antara buku jarimu. . . . kelak sayatan ini akan kembali pada pemberinya~ (337/365) Continue reading [ . . . ]
aku berusaha jadi orang yang menyenangkan, orang yang menenangkan, tapi tidak pernah jadi orang yang memenangkan. tapi, memangnya hidup melulu soal menang atau kalah? (336/365) Continue reading Menang/Kalah
bila kamu merasa segala sesuatu sedang tidak baik-baik, sabarlah sebentar. maka nanti, ia akan baik-baik saja. sebab waktu berlalu, dan kesedihan lama akan berganti dengan kesenangan baru. apabila tidak, jangan khawatir, kamu jadi punya kesedihan baru. bergembiralah dengan segala ketidakbaikan yang ada. (335/365) Continue reading Bergembiralah
i’m single. but one-hit-wonder. (334/365) Continue reading ( h a l a a a h )