Malam Singkat

gelas kaca berisi kopi susu dan krimer, sendok kecilnya masih terjaga untuk mengaduk sisa es batu yang mencair dan mulai merusak rasa kopinya. asbak kaleng dengan belasan puntung dari yang hanya terbakar setengah, hingga terbakar sampai ke ujung busanya. korek gas yang berasal dari warung terdekat selalu tersedia, walaupun hanya mengeluarkan api seadanya. tapi cukup. dua bungkus rokok dengan merk berbeda yang diisap bergantian agar tidak menimbulkan efek bosan.

ponsel tergeletak di sisi kiri, masih tersambung dengan kabel yang berfungsi untuk mengisi daya yang sudah tidak seberapa. pun begitu dengan komputer jinjing yang masih setia untuk dieksploitasi secara berlebihan.

aku memulai batang kedua semenjak aku mengetik tulisan ini. aroma obat nyamuk bakar semakin menyeruak di ruang kecil di tengah rumah bercampur dengan hangus puntung dan asap tembakau. di luar sana hujan sudah mulai berhenti, tapi hawa dinginnya belum mau pergi.

mimpi terakhirku cukup mengganggu. kesal karena aku bermimpi indah namun tidak sanggup untuk mengingat dengan rinci apa isinya. semakin berusaha, semakin hilang saja bayangannya. mungkin aku harus lebih banyak tidur untuk lebih bahagia.

baiklah. aku mulai saja sekarang.

#30haribercerita #08

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s