Percayalah

awalnya hanya tersentuh.

lalu kemudian jatuh.

sebentar lagi runtuh.

 

sudah kadung luluh.

terlambat kalau mengeluh.

seka saja dahimu yang berpeluh.

 

yang datang karena butuh, akan digantikan yang datang karena betah.

karena kalau benar-benar sungguh, ia pasti akan segera singgah.

 

percayalah. atau tidak usah.

 

(119/365)

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s