Tag: story

  • Hidupmu Baik-baik Saja?

    Hidupmu Baik-baik Saja?

    saat kamu merasa hidupmu baik-baik saja. saat itulah kamu harus mulai khawatir. karena hidup tidak sesempurna itu, dan setiap keuntungan akan diikuti dengan kerugian yang mengintai dan siap menyergap tiba-tiba.

    hidup seperti bertaruh. dan sialnya, kamu bertaruh setiap hari. setiap hasil yang muncul sudah pasti akan jatuh pada lima puluh persen dari dua kemungkinan. hanya akan ada hasil satu dan dua. hitam dan putih. baik dan buruk.

    di luar itu, aku tidak percaya.

    #30haribercerita #27

  • Istirahat

    Istirahat

    aku ingin beristirahat, sebentar saja. jangan terlalu lama.

    aku ingin meluruskan kaki dan pinggangku setelah sekian lama berjalan naik-turun melewati medan terjal dan tidak beraturan jalannya. aku ingin berhenti sebentar untuk melemaskan sedikit otot yang semakin kencang. aku ingin menyeka keringat yang deras turun dari kepala sehingga membasahi kepala dan membuat perih saat mulai menyentuh mata. aku ingin mengatur napas dan memastikan semua baik-baik saja saat mulai lagi nanti.

    tapi jangan terlalu lama. aku takut terlalu nyaman dan nantinya lupa kalau aku punya sebuah perjalanan.

    #30haribercerita #26

  • Merayakan Hidup

    Merayakan Hidup

    hidup adalah keberuntungan dan kesialan yang saling berulang. mewaspadainya adalah salah satu cara bertahan. menikmati keberuntungan dan mengutuk kesialan merupakan cara merayakan paling baik.

    sebagaimana perayaan hidup, kematian juga patut dirayakan. paling tidak merayakan sebuah akhir. mengantarkan hidup ke babak selanjutnya.

    karena sesungguhnya kematian hanya gerbang hidup yang tertutup untuk membuka portal hidup lainnya.

    #30haribercerita #25

  • Ruang Berpikir

    Ruang Berpikir

    dari sekian banyak tempat yang ada di bumi ini, entah mengapa toilet adalah tempat terbaik untuk memikirkan banyak hal. mungkin ada beberapa alasan yang bisa aku jabarkan sebagai berikut:

    1. toilet (yang ukurannya sangat kecil) punya batas yang terlihat. tembok depan-belakang-kiri-kanan-atas-bawah. satu tempat tertutup di mana ide atau pikiran kita akan memantul kembali lebih cepat dari ruang besar seperti alam bebas. ya, mungkin ketika berpikir dalam ruang bebas, akan ada lebih banyak ide yang liar. tapi dalam ruang sempit, ide tidak punya banyak kesempatan untuk menguap. ia menunggu untuk ditangkap segera. ia akan memantul terus sampai kembali ke dalam kepala kita untuk direalisasikan.

    2. dopamin lebih mudah lepas di dalam toilet. dopamin penting untuk mengatur emosi dan memunculkan kreativitas, dan itu bisa dilepaskan dalam kondisi rileks. saat berada dalam toilet (yang nyaman dan kamu percayai tentu saja) badanmu akan merasa nyaman dan dopamin akan terlepas dengan sukarela. ditambah nikotin untuk mengubah fungsi otak dan tubuh sehingga memaksa kepala bekerja, maka toilet menjadi tempat nyaman terbaik.

    3. bisa telanjang juga buatku adalah satu alasan mengapa toilet sebagai ruang paling privat (paling tidak dalam rumah atau kamar kos. waspada dengan toilet umum kalau kamu ingin telanjang di sana) mampu membantu mengeluarkan ide dan pikiran terbaik.

    untuk poin ketiga, aku yakin bukan hanya aku saja yang merasa ketika telanjang, maka tubuh akan terasa lebih rileks dari biasanya.

    apa? hanya aku saja? sial!

    #30haribercerita #24

  • Jungkir Balik

    Jungkir Balik

    dulu, bangun pagi mudah sekali. sekarang, kenyataannya lebih sering tidur pagi.

    dulu, bergerak terlalu banyak tidak masalah. sekarang, sedikit saja salah bergerak jadi masalah.

    dulu, lebih sering berpikir kalau mau. sekarang, mau tidak mau semuanya dipikir.

    dulu dan sekarang. banyak hal yang jungkir balik. hidup tidak lagi sesimpel delapan jam tidur, delapan jam kerja, delapan jam rekreasi.

    ingin sekali aku memukul siapapun yang menetapkan waktu jadi tolak ukur banyak hal.

    #30haribercerita #23