Sssttt…

sssttt… dengarkan sebentar saja. karena ini mungkin tidak akan terulang lagi. mungkin juga iya. siapa tahu? siapa tahu aku berubah pikiran. siapa tahu yang maha pemilik semesta berkehendak lain. tapi sekarang, ini yang aku mau bilang. sebentar saja. jangan beranjak dulu. silakan mainkan ponselmu, aku tak peduli. yang penting kamu dengarkan yang mau aku katakan. sssttt… aku pinjam namamu untuk kubawa dalam doa malam ini. … Continue reading Sssttt…

Kesal

“mas, nitip beliin ketoprak, ya. empat bungkus. yang satu ga pake kupat, yang satu kupatnya setengah aja, yang satu kupatnya dipisah. yang ga pake kupat, pedesnya sedeng aja. yang kupatnya setengah pedesnya banget. yang kupatnya dipisah ga usah pake cabe. yang ga pake kupat pedesnya sedeng, tahunya jangan garing-garing gorengnya. yang kupatnya setengah pedes banget, ga usah dikasih tahu. yang kupatnya dipisah ga pedes, tahunya … Continue reading Kesal

Pembicaraan Yang Tidak Perlu Diingat

kami berbicara dengan beberapa narasumber tentang bagaimana sebuah tatanan masyarakat harus dibangun sebagaimana mestinya. kami berbicara dengan beberapa bahasa yang sama sekali tidak kami mengerti satu sama lain. kami bertukar pendapat dengan mengesampingkan ideologi yang kami bawa masing-masing. dan kami bahkan tidak tahu apa yang kami bicarakan selepas itu. (61/365) Continue reading Pembicaraan Yang Tidak Perlu Diingat

Hajar Saja

seperti tidak ingin beranjak padahal sudah banyak memar lebam di sekujur badan. seperti hendak bertahan namun lutut sudah lunglai gontai tak bertenaga lagi. seperti hantaman bertubi-tubi ini kurang ampuh untuk merobohkan diri. apakah sepadan dengan yang diperjuangkan? meski parameter kebahagian sudah dipasang pada level paling rendah sekalipun? ataukah memang harus dihentikan saja dan segera ambil sauh untuk berputar mencari arus lain yang lebih bersahabat? hey, … Continue reading Hajar Saja

Cobalah

coba kamu sesekali berjalan ke luar barang sebentar. tinggalkan tetek bengek ketenggatan jadwal pekerjaan yang tak pernah mengenal garis mati itu. lupakan dulu remeh temeh soal perasaan yang tak juga kunjung bisa terlepaskan. hirup segera udara yang bergemuruh singkat dan tak pernah mengenal tobat. sesekali cobalah untuk tidak menghiraukan apapun. cobalah untuk sekali saja belajar untuk tidak peduli dengan isi kepalamu. lagi pula siapa yang … Continue reading Cobalah