Kesal

“mas, nitip beliin ketoprak, ya. empat bungkus.

yang satu ga pake kupat, yang satu kupatnya setengah aja, yang satu kupatnya dipisah.

yang ga pake kupat, pedesnya sedeng aja. yang kupatnya setengah pedesnya banget. yang kupatnya dipisah ga usah pake cabe.

yang ga pake kupat pedesnya sedeng, tahunya jangan garing-garing gorengnya. yang kupatnya setengah pedes banget, ga usah dikasih tahu. yang kupatnya dipisah ga pedes, tahunya banyakin.

yang ga pake kupat pedesnya sedeng tahunya ga garing, jangan dipakein bawang putih. yang kupatnya setengah pedes banget ga pake tahu, bawang putihnya jangan diulek. yang kupatnya dipisah ga pedes tahunya banyak, bawang putihnya dobel.

nah, yang satu standar aja, lengkap, gimana biasanya si abang bikinnya aja.

oke, mas?”

lalu si mas pergi ke tukang ketoprak dan dengan pelan berbisik ke telinga si abang ketoprak.

“bang, ketoprak empat bungkus, bikinin yang pedesnya bisa bikin diare seminggu dalam satu suapan.”

(62/365)

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s