Tandanya?
kemarin pagi aku bilang padanya, “aku suka rambut panjangmu.” hari ini, rambutnya dipotong pendek. (256/365) Continue reading Tandanya?
kemarin pagi aku bilang padanya, “aku suka rambut panjangmu.” hari ini, rambutnya dipotong pendek. (256/365) Continue reading Tandanya?
katakan, dari apa pagimu terbuat? dari gelisah rindu semalam? dari risau yang terbit terlalu dini? atau dari ragu yang terbersit lalu pergi? aku beri tahu, pagiku terbuat dari kepingan sepi yang kuremas sendiri, kutabur dalam bejana sepi, lalu kurendam dengan getir mimpi. pagi terlalu cepat mengkhianati. (255/365) Continue reading Pagi
yadda.. yadda.. yadda.. your bullshit argument is fucking invalid. shut your fucking mouth! (254/365) Continue reading STFU!
untuk malam-malam pertama dan pesan yang selalu berbalas, selamat tidur. untuk rindu-rindu yang diterima dengan baik, selamat tidur. untuk perasaan yang dikemas dengan indah, selamat tidur. untuk kenangan yang melayang di udara, selamat tidur. untuk air mata yang menetes di tengah hujan, selamat tidur. untuk kopi panas yang tidak pernah sempat disesap, selamat tidur. untuk sesak yang meremukkan dada, selamat tidur. untuk kamu yang selalu … Continue reading Selamat Tidur
terbentur, terbentur, terbentur, hancur. maafkan saya, bung tan malaka. segala benturan ini tidak mampu membentuk saya menjadi sesuatu yang lebih baik. mungkin sang pandai besi yang menempa diri saya salah memperhitungkan panas dan gempuran gadanya. mungkin panasnya kurang tinggi dan gempurannya kurang bertenaga. atau mungkin malah panasnya kelewat tinggi, sehingga jadi terlalu lumer. tapi tidak ada yang sia-sia. kalah jadi abu, menang jadi … Continue reading Terbentur, Terbentur, Terbentur, Hancur.