Mati Saja
dihajar bertubi-tubi aku masih kuat. dipukul berkali-kali aku masih tegak. dihantam gada berulang kali juga masih siap. tapi dipandangi rindu, aku mau mati saja. (361/365) Continue reading Mati Saja
dihajar bertubi-tubi aku masih kuat. dipukul berkali-kali aku masih tegak. dihantam gada berulang kali juga masih siap. tapi dipandangi rindu, aku mau mati saja. (361/365) Continue reading Mati Saja
aku tak akan bisa mengenali rindumu. matamu menyimpannya. lidahmu memendamnya. tapi. kamu selalu bisa mengenali rinduku. mataku menyampaikannya. lidahku membicarakannya. (360/365) Continue reading Kamu Selalu Tahu, Kamu Pasti Tahu.
kenapa harus berhenti berusaha? (sepertinya) bukan berhenti berusaha. tapi aku pikir untuk apa lagi? karena tanpa aku pun dia (sepertinya) sudah bahagia. karena semua yang aku lakukan (sepertinya) sia-sia. perjuanganku (sepertinya) tidak pernah dianggap ada. pengorbananku pun (sepertinya) hanya dianggap sebelah mata. kalau masih aku lanjutkan (sepertinya) hanya akan dipenuhi lara. karena setiap hal (sepertinya) ada batasnya. dan aku (sepertinya) harus tahu batasan untuk berhenti. … Continue reading (sepertinya)
“all it takes is a beautiful fake smile to hide an injured soul and they will never notice how broken you really are.” – Robin Williams – Continue reading A Note
kamu boleh saja mencintai seseorang seperti apapun, dengan cara apapun, berkorban apapun yang kamu mau. tapi kamu tidak bisa menuntut orang lain untuk memberikan hal yang serupa. cara semesta bekerja bukan seperti itu. jika harapanmu tidak sesuai dengan kenyataan, tundukkan egomu. Itu lukamu sendiri. (357/365) Continue reading Itu Lukamu