Kapan Kamu Pulang?

kapan kamu pulang? aku selalu menjerang air selepas aku tiba di rumah, berharap kamu akan membuka pintu, duduk di sofa depan sambil melepas sepatumu dan berteriak “sayang, ada air panas ga? aku mau ngopiii.”

aku rindu tingkah spontanmu yang kadang membuatku geleng-geleng kepala. aku rindu kamu yang dengan tiba-tiba menggigit lenganku sambil berkata pelan “aku nyamuk, tapi aku nyamuk karnivora.” lalu kamu pergi berlalu sambil tertawa sendiri.

lain waktu saat kita jalan berdua pernah kamu tiba-tiba berhenti dan mematung. saat kutanya “kamu kenapa?” kamu hanya menyahut pelan “aku lagi buffer, sinyalnya jelek, nih.” atau saat kita pergi ke warung sate, kamu tiba-tiba berkata “abangnya baik ya, satenye kepanasan dikipasin.” aku rindu lawakanmu yang tidak lucu itu.

aku juga rindu pesan singkat tidak penting yang selalu kamu kirimkan padaku tepat pukul 3 sore. seperti “kamu jangan sering-sering ngantuk,nanti kamu ilang. soalnya kamu menguap.”, atau “sayang, kacang panjang kalo dipotong pendek-pendek namanya tetep kacang panjang, lho. aneh, deh.”

tapi sudah seminggu kamu tidak pulang. sudah seminggu tidak ada kelakuan ajaibmu. sudah seminggu tidak ada pesan darimu.

sudah seminggu sejak kamu tiba-tiba bilang “aku pulang kejogja dulu, ada acara keluarga.” dan sekarang aku hanya bisa duduk di sofa sambil memegang gelas berisi kopi dan melihat surat undangan bertuliskan namamu dan lelaki yang aku tidak pernah tahu siapa.

(316/365)

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s