Kamu Percaya?
“aku bahkan tidak percaya pada diriku sendiri, bagaimana mungkin orang lain bisa percaya padaku?” (290/365) Continue reading Kamu Percaya?
“aku bahkan tidak percaya pada diriku sendiri, bagaimana mungkin orang lain bisa percaya padaku?” (290/365) Continue reading Kamu Percaya?
bajingan itu datang lagi. selepas purnama ketiga, di malam kedelapan dari musim hujan yang dimulai lebih cepat dari tahun lalu. bajingan itu datang lagi. sama seperti terakhir kali ia mampir. tanpa tanda apa-apa. bajingan itu datang lagi. kali ini menetap lebih lama. membawa berbagai petaka baru. membuat semua jadi tidak teratur lagi. seperti dulu. bajingan itu datang lagi. dengan tingkah laku yang sama. dengan pesan … Continue reading Bajingan Keras Kepala
aku mencintai ia yang tidak mencintaiku. aku menepis ia yang mencintaiku. dan aku menghamba pada keinginan yang sama sekali tidak bisa aku wujudkan. aku mencintai patah hati. aku mencintai setiap perih yang hadir dari penolakan dan kalimat pedih lainnya. aku mencintai ia yang tidak menganggapku ada. aku mencintai ia yang tidak mencintaiku. aku menikmati mulut yang berkata tidak pada apa yang aku pinta. … Continue reading Aku
sekeras apapun ia mencoba menghindar, pukulan dan tendangan tak bisa ia elakkan. rahangnya mulai goyah, badannya mulai payah, lulutnya mulai lemah, dan wajahnya sudah penuh darah. napasnya tak beraturan, tersengal-sengal dengan tarikan pendek di setiap hirupannya. paru-parunya sudah tak lagi mampu menampung debu yang terhirup bersama bau anyir yang menyesakkan. jantungnya sudah melemah, denyut nadinya lambat laun memudar, pandangan matanya makin kabur, telinganya berdenging, dan … Continue reading Dihajar Rindu
i always preparing myself for conversations that probably never happen with someone i’ll probably never talk to. (286/365) Continue reading Always Never