Kontemplasi Setengah Hati

siang tadi saya sempat berpikir soal diri saya. kenapa saya sepertinya punya kecenderungan untuk tidak suka ditemani. bukan, bukan saya lebih suka sendirian. saya tidak keberatan ada orang di sekitar saya. hanya saja jangan terlalu lama. saya suka merasa tidak nyaman.

saya sering sekali merasa tidak nyaman berada di dekat orang lain. kalau ada yang pernah bersama saya lebih dari beberapa jam, mungkin bisa merasakan kalau perilaku saya menjadi agak aneh seiring waktu berjalan. rasanya seperti tingkat kenyamanan saya makin lama makin berkurang.

tidak, saya tidak benci itu. hanya saja saya harus melakukan hal lain, atau lebih tepatnya mencari fokus pada hal lain. berusaha mendistraksi pikiran saya ke sesuatu yang lain. kalau diperhatikan, itu mungkin jadi satu alasan kenapa saya selalu memainkan ponsel hampir setiap beberapa waktu. sekadar untuk mengalihkan perhatian saya ke tempat lain.

itu juga kenapa saya agak sulit berkonsentrasi dan fokus pada satu hal. saya lebih suka mengerjakan beberapa hal sekaligus, karena saya bisa dengan mudah berpindah dari satu tugas ke tugas lainnya.

saya belum pernah mencoba meditasi, karena lebih baik saya tidur ketimbang harus berdiam diri mengosongkan pikiran. atau justru saya lebih memilih memancing otak untuk bekerja lebih keras dan memikirkan banyak hal.

entahlah, dengan pola pikir seperti ini saya sendiri bingung kenapa saya bisa punya teman.

 

(260/365)

 

 

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s